D’Masiv Hibur Pembukaan PEPARDA VI Jawa Barat 2022

Hukum79 Dilihat

Kabupaten Bekasi || Markaberita.id-

Opening pembukaan Pekan Paralimpik Olahraga Daerah (PEPARDA VI) tingkat Provinsi Jawa Barat resmi dibuka oleh Gubernur Jawa Barat yang diwakili Sekertaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat.

Opening PEPARDA VI Jawa Barat diselenggarakan di hotel Nuanza, Cikarang Bekasi pada Selasa 22/11/2022, yang di ikuti sebanyak 27 Kontingan NPCI Kabupaten dan Kota se- Jawa Barat dengan jumlah Atlet sekitar 2500 Atlet yang siap berlaga di ajang kompetisi para Disabilitas tersebut.

Acara pembukaan tersebut dihadiri Sekda Provinsi Jawa Barat, para pejabat daerah Bupati, Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota, Forkimpda Provinsi Jawa Barat, serta pejabat dari tuan rumah Kabupaten Bekasi, Pj.Dr.H.Dani Ramdan M.T Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Sekda Kabupaten Bekasi,Forkofimda Kabupaten Bekasi, para ketua dari masing Kontingen NPCI Kabupaten dan Kota se- Jawa Barat, Pembina NPCI Jawa Barat, dan para Atlet -Atlet PEPARDA serta para relawan.

Baca Juga  Proses Perpindahan Tahanan VVIP Natalia Rusli Dari Rutan Polres Jakarta Barat Ke Pondok Bambu Berlangsung Dengan Panas Dan Ricuh

Dalam sambutanya di Pembukaan PEPARDA VI Jabar, Sekda Provinsi Jawa Dr Ir Setiawan Wangsa Atmaja, Dipl.,S.E., mengucapkan selamat kepada kabupaten bekasi yang telah menyelenggarakan Peparda ini.

Dan salam dari bapak Gubernur Ridwan Kamil yang saat ini berada di Cianjur bersama dengan warga yang diungsikan akibat gempa bumi, dan kita semuanya berduka atas kejadian gempa yang menimpa salah satu daerah kita yaitu Cianjur, dan saya sangat respek kepada kontingen Cianjur dan semuanya saya langsung standing officion, dalam kesempatan ini saya hanya menyampaikan pesan bapak gubernur, bahwa kalo kita mengukur sebuah negara atau daerah yang maju, itu dilihat dari kemajuan pertumbuhan ekonominya dan infrastukturnya kedua adalah terkait pelayanan publiknya, dan yang ketiga adalah sumber daya manusianya. Hari ini kita semua berada di ruangan ini tentun saja melihat bagaimana sumber daya manusia yang ada di Jawa barat yang direferensatifkan oleh masing-masing kabupaten dan kota dan lebih spesipic lagi direfresentatifkan dengan Peparda yang ke-6 yang sangat luar biasa ini, dan itu akan dijadikan tonggak salah satu kemajuan daerah atau bangsa kita.

Baca Juga  Merasa Terancam, Anak Wartawan Korban Kebakaran Berharap Bisa Ngomong 4 Mata Dengan Kapolda Sumut

Mengulas apa yang disampaikan Ketum NPCI Jawa Barat, bahwa NPCI Jawa Barat menyumbangkan 60 medali emas, di Asian Paralympic solo. Atau 35 persen dari raihan medali. Marih kita bedah, 35 persen yang diperoleh adalah dari sebuah proses, yaitu proses binaan sumber daya manusia, oleh karena itu adalah salah satu indikator, 35 persen yaitu yang paling tinggi yang dikontribusikan oleh Jawa Barat dalam Asian Paralympic.

Ditahun 2021 saja pemerintah provinsi mendapatkan sebanyaak 122 penghargaan dalam satu tahun, artinya setiap bulannya kita mendapatkan 12 penghargaan termasuk olahraga didalamnya.


Ditambahkan juga, bahwa dirinya dulu adalah seorang atlet juga yang punya pengalaman buruk karena menganggap ringan lawan, saat itu saya sebagai atlet nasional harus bertanding melawan atlet lokal, akhirnya saya pun kalah.

Baca Juga  DPP LSM Peka menghadiri giat apel siaga kring serse diwilayah hukum Polres metro

Belajar dari situ saya berpesan kepada semua atlet untuk tidak menganggap ringan lawan bertanding, Tutupnya

Acara opening Peparda semakin semarak dan meriah dengan pertunjukan Band papan atas tanah air D’Masiv, dengan membawakan lagu terbarunya untuk kali yang pertama, spesial dipersembahkan untuk masyarakat cikarang khususnya para atlet perserta Peparda dengan single hit’s nya SIDE by SIDE.

(red).

Komentar