Ganjar – Mahfud Menang Organisasi Penyandang Disabilitas Menjadi Mitra Strategis Pemerintah

Nasional, News102 Dilihat

Jakarta || Markaberita.id

Tim Pemenangan Nasioal (TPN) Ganjar- Mahfud (Gama) akan memprioritaskan penyandang disabilitas dari berbagai aspek.

Banyak tuntutan untuk menangani isu disabilitas di Indonesia. Ada dua opsi yang sedang dibahas oleh Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar -Mahfud (Gama), yaitu membentuk badan atau kementerian khusus yang akan fokus pada penyandang disabilitas. Keputusan ini sangat penting karena sangat mempengaruhi kehidupan sehari-hari jutaan orang dengan disabilitas di Indonesia.

Salah satu langkah yang harus diambil adalah menerapkan regulasi undang-undang yang sudah ada. Sudah ada beberapa undang-undang yang melindungi hak-hak penyandang disabilitas, namun masih banyak yang belum terimplementasikan sepenuhnya.

Soenarman Tim TPN GAMA menuturkan, bahwa program kedepan bukan hanya omong kosong semata, tetapi sudah menjadi prioritas dan program utama dalam memperhatikan para penyandang disabilitas secara tepat dan merata di seluruh Indonesia, ujarnya, Senin, (18/12/2023)

Dikatakan Sunarman, dalam membentuk badan atau kementerian khusus atau lembaga, badan yang langsung dibawah presiden adalah hak preogratif presiden nantinya akan dikaji secara matang mana yang akan diterapkan, tutur Sunarman kepada Media IMG.

Intinya, jika GAMA menang di Pilpres 2024, akan memfokuskan dan koordinasi yang lebih baik untuk memastikan implementasi penuh dari undang-undang tersebut baik secara regulasi dan panismen kepada setiap instansi yang tidak patuh terhadap regulasi yang sudah ada, baik dalam penerapan tenaga kerja penyandang disabilitas maupun lainnya.

“Selain itu, penataan organisasi disabilitas juga perlu dilakukan Saat ini, masih ada kesenjangan antara harapan dan realitas dalam hal aksesibilitas dan kesempatan bagi penyandang disabilitas, support dan dorongan dari pemerintah dengan menerbitkan payung hukum untuk pelanggaran Organisasi akan kami upayakan agar organisasi- organisasi penyandang disabilitas setara dengan organisasi masyarakat lainnya yang ada di Indonesia,imbuhnya.

Penyandang disabilitas sering kali menghadapi tantangan dan diskriminasi yang membuat mereka sulit untuk meraih kesempatannya. Dengan adanya penataan organisasi disabilitas yang baik, dapat ditingkatkan aksesibilitas dan kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk bertumbuh dan berkembang sesuai potensinya.

“Kami juga nantinya akan melibatkan langsung para penyandang disabilitas dalam melakukan perencanaan, program- program terkait isu disabilitas, tegas Sunarman. (SS)

Komentar