FPPJ Apresiasi Kinerja PMI Jakarta Utara Pada Peristiwa Sunter Pelumpang

Nasional, Megapolitan105 Dilihat

Endriansyah

Endriansyah Ketua Umum Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ)

Markabwrita.id – Jakarta, Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Utara mengirim relawan dan beberapa ambulans untuk membantu penanganan pengungsi korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Koja, Jakarta Utara.

Ryan dari (Forum Pemuda Peduli Jakarta) FPPJ berharap dengan bantuan kemanusiaan dan pemulihan trauma, anak-anak bisa kembali ceria dan kepada pengungsi dewasa bisa sedikit mengurangi dampak psikologis kebakaran yang melanda lingkungan mereka.

Pemprov DKI Jakarta bersama instansi lainnya masih terus memberikan bantuan kepada para korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang di sejumlah tempat pengungsian. Bantuan kebutuhan dasar para korban seperti sandang pangan, obat-obatan, pos pengungsian, hiburan untuk healing, dan lainnya terus dilakukan agar mereka cepat pulih dari musibah tersebut.

Baca Juga  Resmi Terbentuk Organisasi Pers Nasional Ikatan Wartawan Quotient Indonesia (IWQI)

Selvi, warga RW 01 Rawa Badak mengaku senang saat dikunjungi PMI Jakarta Utara

“Saya bersama keluarga serta warga lainnya sudah mengungsi sejak dua hari lalu. Kami senang dikunjungi rombongan PMI Jakarta Utara, sambil membawa bantuan berupa beras, nasi kotak dan sepatu untuk anak,” ujarnya.

Insiden itu terjadi sekitar pukul 20.16 WIB, pada Jumat kemarin. Kobaran api membumbung tinggi dan membuat langit di sekitar lokasi kejadian menjadi gelap karena tertutup asap hitam.

Warga berlarian menyelamatkan diri ke berbagai tempat aman, di antaranya markas PMI Jakarta Utara yang berada tidak jauh dari pemukiman mereka.

Jumlah warga yang mengungsi ke markas PMI Jakarta Utara mencapai 338 jiwa.

Baca Juga  Kanwil Kemenkumham turut Ikuti Sosialisasi JDIHN dan LDCC sebagai Sarana Tingkatkan Kreativitas Menciptakan Metode Sosialisasi Hukum

Para warga itu juga tersebar di sejumlah posko, di antaranya RPTRA Rasela sebanyak 256 jiwa, Kantor Dinas Tenaga Kerja sebanyak 74 jiwa, Kantor Kelurahan Rawa Badak Selatan sebanyak 65 jiwa, hingga beberapa masjid di sekitar lokasi kejadian.

Selain menyebabkan delapan orang masih dinyatakan hilang, kebakaran pipa bahan bakar minyak itu juga menewaskan belasan orang dan puluhan lainnya mengalami luka bakar.

Korbanmeninggal dunia berada di Rumah Sakit Polri, sedangkan korban luka bakar ada di sejumlah rumah sakit, di antaranya Rumah Sakit Pelabuhan, RSUD Tugu Koja, Rumah Sakit Mulyasari, dan Rumah Sakit Koja.(Red)

Komentar